3 Destinasi Wisata di Jawa Tengah Yang Wajib di Kunjungi

Wisata di Jawa Tengah

Jika kita berasal dari luar Jawa Tengah, tentu tertarik guna sekali-kali mengupayakan berlibur ke area ini. Ada segudang lokasi wisata yangdapat dijelajahi saat berwisata ke Jawa Tengah, tidak saja diunsur ibu kotanya saja, yakni Semarang, tetapi di kabupaten-kabupatennya juga mempunyai tempat-tempat wisata yang boleh ditelusuri.

Berikut ialah beberapa lokasi wisata di Jawa Tengah :

1. Lawang Sewu Kota Semarang

Lokasi wisata ini tampaknya sudah paling populer dan bahkan ketika ditanya soal lokasi wisata yang familiar di Jawa Tengah, tentu rata-rata orang bakal merekomendasikan bangunan kuno yang menjadi peninggalan Belanda ini. Lawang Sewu sebenarnya ialah bangunan yang dimanfaatkan sebagai perusahaan kereta api Belanda atau trem dan berikut kantor pusatnya di zaman dulu.

Wisata di Jawa Tengah
Wisata di Jawa Tengah

Dilansir daftar situs taruhan bola terbaik dan terbesar sejak tahun 2008 Bangunan yang telah berdiri semenjak 1904 ini memang mempunyai tidak sedikit sekali pintu sampai-sampai dinamai Lawang Sewu atau seribu pintu. Dengan adanya lebih dari 1.200 daun pintu dan 429 buah lubang pintu, lokasi wisata ini kian menarik dan tidak sedikit juga pasangan yang bakal menikah memilih Lawang Sewu sebagai tempat potret pre-wedding mereka.

Tiket masuknya paling terjangkau karena hanya lumayan membayar Rp 10 ribu untuk masing-masing wisatawan, tapi bila tertarik pun untuk menjelajahi ruang bawah tanah Lawang Sewu, maka wisatawan diwajibkan mengeluarkan kocek sebesar Rp 30 ribu masing-masing kepala. Lokasinyalumayan mudah ditemukan sebab berada di Komplek Tugu Muda yang tepatnyaterdapat di Jalan Pemuda.

2. Museum Kereta Api Kota Ambarawa

Tempat unik satu lagi yang dapat ditemukan di Jawa Tengah ialah di Ambarawa dengan Museum Kereta Api-nya.

Lokasi wisata yang buka masing-masing hari dari jam 8 pagi hingga 4senja ini harga tiket masuknya tidaklah mahal sebab untuk tariff kereta api uap saja Rp 5.250 kembali pergi yang bisa memuat 80 orang, guna tiket kereta Lorinya melulu membayar Rp 10 ribu di hari biasa dan Rp 15 ribu di hari libur, dan tiket masuknya sendiri melulu membutuhkan kocek sebesar Rp 5 ribu saja.

Hal-hal yang dapat dinikmati oleh semua wisatawan di museum ini antarabeda bangunan stasiun dengan kesan arsitektural Belanda yang masihpaling apik, wisata kereta uap ke arah Stasiun Willem II yang berada diarea Jambu, wisata kereta Lori yang memuat selama 20 penumpang ke Stasiun Lama di Tuntang dari Stasiun Willem I, segala benda berisi nilai sejarah yang terdapat di ruang pameran dipajang dengan rapi, serta pusat cinderamata dan jajan yang sedang di sisi stasiun. Semuanya ini jangan dilewatkan, lagipula koleksi-koleksi kereta yang menarik berjumlah 21 buah lokomotif tua dan dapat meningkatkan pengetahuan semua wisatawannya.

3. Kota Lama Kota Semarang

Jika Jakarta mempunyai Kota Tua, maka Semarang punya Kota Lama yang bisa menjadi destinasi Anda bilamana ingin jalan-jalan di Jawa Tengah,terutama kota Semarang. Kota Lama ini bila anda lihat unsur desain bangunannya, maka bakal secara otomatis mengingatkan kita mengenai bangunan-bangunan Belanda zaman dulu sampai-sampai sangat unik untuk wisatawan yang berasal dari mana saja.

Jika mencari area Kota Lama, maka satu lokasi yang mesti dikunjungiialah Gereja Blenduk dengan usianya yang sudah menjangkau 2,5 abad lebih. Blenduk sendiri ialah sebuah kata yang berasal dari Bahasa Jawa yang mempunyai makna kubah dan gereja ini buka dari jam 9 pagi sampai 4senja dari Senin hingga Sabtu dan jam 1 siang sampai 4 senja khusus di hari Minggu, kecuali bilamana sedang terdapat pemberkatan pernikahan di gereja.

Pada unsur atapnya ada lengkungan dan didesain dengan warna merahsebenarnya warna yang dipakai pada dinding ialah putih sampai-sampai tampak kontras. Ciri khas dari gereja tersebut ialah bagian depannya yang mempunyai menara kembar beserta pilar kokoh yang berjumlah empat buah. Ada obyek beda yang dapat dikunjungi ketika berada di Kota Lama ini,yakni Polder Air Tawang serta Stasiun Tawang. Belum lagi terdapat Prau Layar atau yang lebih tak asing dengan Praoe Lajar, suatu pabrik cerutu yang masih berdiri dan dapat dikunjungi di area Polder.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *